Sapi Ungu

Safe is risky ~

Kalimat ini yang paling saya ingat dari buku ini. Menggambarkan bagaimana dalam dunia bisnis, bermain aman adalah cara paling beresiko sedangkan mengambil resiko adalah kesempatan paling baik yang harus kita ambil.

Menjadi remarkable (tidak biasa) adalah cara untuk memenangkan kompetisi dalam bisnis. Namun untuk bisa menjadi seperti itu, kamu haruslah mau mengambil resiko. Karena dengan bertahan dengan cara lama atau itu-itu saja, maka kamu sedang mempertaruhkan bisnismu. Kata lainnya, kalau kamu tidak mengambil resiko, kamu harus siap mengambil resiko!

Menghabiskan buku ini, terngiang di kepala saya kata-kata Pandji Pragiwaksono, seorang stand up comedian. Prinsip dia dalam hal marketing adalah; “Sedikit lebih beda adalah lebih baik, daripada sedikit lebih baik!”

Dan memang benar! salah satu prinsip dalam buku Seth Godin ini adalah “Very Good is Bad!”. Coba bayangkan, terlalu bagus malah buruk kalau berbicara bisnis. Karena pada akhirnya, produk yang terlalu bagus selalu mencoba untuk mentarget pasar yang terlalu umum. Padahal hukum selalu berlaku pada angka besar, tingkat ketertarikan yang kecil. Contoh saja iklan, iklan yang mentarget 100 juta orang, pasti punya presentasi klik yang sangat kecil, 0,000001 persen! Sementara biaya yang kita keluarkan untuk iklan tersebut sangatlah besar.

Jadi ini juga berlaku pada produk. Produk yang mentarget semua orang adalah bukan buah dari perusahaan yang akan bertahan lama. Karena tidak semua kostumer itu sama, pasti beda-beda. Jadi, kalau sekarang kamu punya kompotitor dalam bisnis kamu yang mentarget semua orang, nggak usah dilirik, dia akan mati dengan sendirinya, pada akhirnya!

Pada buku ini juga saya jadi belajar bahwa pembelajaran seumur hidup itu mutlak. Brand-brand besar yang tadinya sudah menemukan Purple Cow-nya dan tampil menjadi leader di marketnya masing-masing pada akhirnya, dengan seiring waktu, sapinya sudah tidak ungu lagi. Kembali lagi menjadi sapi biasa dengan warna biasa. Sehingga mau tidak mau, mereka harus mengambil resiko lagi untuk menemukan sapi ungu yang baru. Jadi tidak ada kata berhenti untuk berinovasi, kecuali kamu ingin mati karena tidak lagi mau mengambil resiko.

Selamat mencari sapi ungumu!

Published by

Syabli Muhammad

yang lagi belajar :)

6 thoughts on “Sapi Ungu”

Comments are closed.